Jenis-jenis Kebotakan dan Cara Mengatasi Rambut Botak & Rontok

By | 13 November 2016

Tidak dapat dipungkiri bahwa Rambut adalah salah satu aset penting untuk sebuah penampilan dan merupakan mahkota bagi setiap kalangan manusia baik pria maupun wanita. Oleh karena itu banyak sekali yang merawat rambutnya baik dengan cara tradisional sampai rela menghabiskan banyak uang demi untuk perawatan rambut dan memakai obat penumbuh rambut jika sudah mengalami kebotakan  dan menjaganya agar tetap sehat dan terlihat menarik. Namun banyak juga dari kita yang mengabaikannya sehingga bermunculan masalah rambut seperti rambut bercabang, kering, kusam, ketombe, rontok, bahkan sampai botak dan licin.

Tahukan anda bahwa pria/wanita yang botak atau sedang mengalami kebotakan lebih beresiko terkena penyakit jantung? Jawabannya “IYA”. Sebuah studi menunjukan bahwa pria yang mengalami kebotakan lebih beresiko terkena penyakit jantung daripada  mereka yang tidak. Sepertinya memang menjadi hal yang sepele, namun banyak beberapa penyakit yang akan timbul apabila kita terlalu masa bodoh dan terlalu mengabaikan soal rambut dan kebotakan, karena rambut berhubungan langsung dengan kepala dan banyak syaraf-syaraf penting yang terdapat didalamnya.

Nama lain dari kebotakan adalah Alopecia , diambil dari bahasa Yunani “Alopekia”  yang berarti “rubah”. Mengapa disamakan dengan rubah? Karena rubah adalah hewan yang rentan terkena penyakit yang menyebabkan hewan tersebut dapat kehilangan bulu-bulunya.

Hal yang akan kita bahas kali ini adalah jenis-jenis kebotakan dan cara menumbuhkan rambut botak dan rontok. Terdapat beberapa jenis kebotakan yang umum dan sering dialami oleh pria maupun wanita, yaitu :

  1. Alopecia Areata (Kerontokan Rambut Berbatas)
Jenis Kebotakan

Sumber : Google Image

Bagian rambut yang rontok berbentuk bulat ataupun berbentuk lonjong, serta permukaan kulit kepala menjadi licin. Ada kalanya gangguan ini dapat sembuh sendiri dalam waktu lebih dari 5 bulan. Tetapi dapat juga diikuti dengan kebotakan serupa di bagian-bagian lain kulit kepala atau berpindah-pindah. Bahkan dapat berkembang menjadi kebotakan total. Cara mengatasi kebotakan jenis ini adalah dengan menggunakan ramuan-ramuan tradisional atau dengan memilih obat herbal untuk penumbuh rambut.

  1. Alopecia Tracta (Kebotakan Akibat Rambut mengarami tarikan)
Jenis kebotakan

Sumber : Google Image

Masalah rambut botak ini terjadi karena rambut mengalami gaya tarik yang terlalu keras dalam waktu cukup lama. Mode tata rambut ponny tail, horse tail (ekor kuda) yang menarik rambut dengan ketat ke belakang, sering menyebabkan kerontokan dan akhirnya menyebabkan kebotakan.  Masalah rambut botak jenis ini dapat dicegah dengan menghindari rambut mengalami gaya tarik yg terlalu keras seperti mengikat rambut terlalu kencang dan sejenisnya.

  1. Alopecia Traumatica (Kebotakan Akibat Rudapaksa)

Sumber : Google Image

Kebotakan ini sering terjadi akibat kekerasan mekanis maupun kimiawi yang dialami rambut, sehingga kandung rambut mengalami trauma. Trauma menimbulkan gangguan siklus aktivitas kandung rambut, sehingga fase anagennta menjadi pendek, dan fase telogennya menjadi lebih panjang.

  1. Alopecia Pressura (Kebotakan Karena Tekanan)
Jenis kebotakan

sumber : Google Image

Kebotakan bisa terjadi karena rambut mengalami tekanan terus-menerus dalam waktu yang lama. Memakai aksesoris atau sesuatu yang lain di kepala yang berat, penempatan beban berat di kepala yang dilakukan terus-menerus dalam waktu yang lama juga dapat menyebabkan kebotakan jenis ini. Problema dapat dicegah dengan menghindari adanya tekanan yang terus-menerus di kepala.

  1. Stress Induced Alopecia (Kerontokan Rambut Akibat Stres)

Rambut rontok

Kerontokan rambut jenis ini biasanya terjadi 2-3 bulan setelah penderita mengalami stres berat sehingga hormon menjadi tidak stabil dan mengakibatkan rambut rontok secara perlahan dan jika tidak segera diatasi dapan menimbulkan kebotakan licin bahkan menyeluruh. Cara mengatasi kebotakan jenis ini adalah dengan menjaga pikiran dan kondisi tubuh agar tetap normalsehingga tidak mengalami stress yang berat.

6. Alopecia androgenetik adalah bentuk pola kehilangan rambut di kepala pada pria maupun wanita. Pada rambut pria, kebotakan pada rambut terjadi pada pola yang sangat jelas, dimulai dari atas kedua bagian pelipis. Seiring waktu, garis pada rambut akan surut ke belakang dan membentuk pola seperti huruf “M”. Rambut juga menipis dan berkembang menjadi kebotakan parsial atau kebotakan keseluruhan rambut.

 

Faktor-Faktor Terjadinya Kerontokan dan Kebotakan di Usia Muda

 

Orang yang tidak punya rambut di kepala (botak) rasanya kurang indah untuk dipandang. Selain itu, rambut yang ada di kepala berfungsi sebagai pelindung kulit kepada dan organ-organ yang ada di kepala dari sengatan matahari dan juga benda-benda asing. Diantara jutaan manusia yang ada di dunia ini tentu sebagian besar menginiginkan di kepalanya tumbuh rambut yang indah dan lebat.

Rambut yang lebat sering kali hilang begitu saja. Pada sebagian atau bahkan hampir seluruh kulit kepala kehilangan rambut atau botak karena sesuatu hal yang menyebabkan rambut tersebut rontok dan akhirnya menyebabkan kebotakan ringan sampai botak licin.

Kaum pria maupun wanita tidak akan sedap dipandang jika mengalami kebotakan. Kebotakan biasanya terjadi untuk usia yang sudah tua atau sekitar usia 40 tahun, namun saat sekarang ini banyak mereka yang masih tergolong muda dengan rentang usia 20 tahunan yang sudah mengalami kebotakan, kebotakan dianggap sebagian kaum laki-laki bisa menurunkan rasa percaya diri sehingga akan kehilangan nyali untuk mendekati lawan jenis.

Rambut rontok bisa dikatakan normal jika berkisar antara 50 sampai 100 helai per hari, rambut rontok yang serius atau alopecia adalah tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan tubuh dan harus diatasi sebelum terjadi kebotakan sampai akhirnya hal tersebut merusak penampilan dan merenggut rasa percaya diri.

Berikut adalah beberapa penyebab kebotakan yang sering dialami manusia di usia muda :

 

Stress

Stres bisa menyebabkan kebotakan laki-laki maupun wanita di usia muda, stres kronis akan mengacaukan sekaligus menyebabkan ketidakseimbangan pada hormone yang mengakibatkan penipisan rambut sampai akhirnya menimbulkan botak licin.

Rambut yang kekurangan nutrisi

Kurang asupan protein membuat tubuh menyimpan protein yang tersedia untuk keperluan lain sehingga membuat rambut kehilangan nutrisinya. Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan rambut, hubungan antara makanan dan rambut cukup sederhana. Rambut terdiri dari protein yang disebut keratin, sehingga sangat penting menyertakan protein yang cukup dalam menu makan sehari-hari untuk menghindari terjadinya penipisan rambut dan kebotakan.

Merokok

Perokok berat akan lebih mungkin mengalami kerontokan rambut lebih banyak daripada mereka yang tidak merokok. Hal ini dikarenakan kandungan Nikotin dalam rokok dapat membuat pembuluh darah menyempit, sehingga mengurangi pertumbuhan rambut dan mengurangi nutrisi untuk rambut.

Mengkonsumsi Minuman yang Mengandung Alkohol

Alkohol bisa menyerap zat besi di dalam tubuh dan menghambat penyerapan zinc. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi dan juga menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting. Karena seperempat rambut mengandung air, alkohol yang berlebihan akan selalu membuat rambut menjadi rapuh sehingga rentan terjadi kerontokan sampai kebotakan.

Riwayat Keluarga (genetik)

Jika ada riwayat keluarga yang mengalami kerontokan atau kebotakan, tidak banyak yang dapat Anda lakukan. Anda hanya dapat mengurangi kesempatan Anda kehilangan banyak rambut dengan mengikuti diet yang baik dan gaya hidup, dan menghindari hal-hal yang dapat memberikan kontribusi untuk mempercepat rambut rontok. Selain itu merawat rambut dengan ramuan tradisional tanpa bahan kimia, menghindari kulit kepala berkeringat ataupun memakai produk-produk atau sampo yang mengandung komposisi herbal tanpa bahan kimia dapan membantu anda mencegah penipisan ataupun kebotakan.

Alat Styling Rambut

Alat pengeringan rambut Anda setelah mandi mungkin tampaknya menjadi metode yang mudah dan tidak merepotkan, namun banyak penelitian menunjukkan bahwa efek daripada pengeringan rambut Anda setiap hari bisa berkontribusi banyak rambut rontok. Perawatan styling lain seperti meluruskan dan keriting jika dilakukan sering, berkontribusi pada kerontokan rambut yang tertinggal pada sisir ataupun saat mencuci rambut.

Sering Menggunakan Produk Kimia Pada Rambut

Conditioner, pewarna rambut dan bahkan minyak rambut saat ini banyak mengandung bahan kimia yang merusak kesehatan rambut. Kebanyakan kosmetik produk yang dijual di pasaran saat ini mengandung bahan kimia berbahaya yang berkontribusi terhadap melemahnya batang rambut, membuat kepala lebih rentan terhadap rambut rontok dan masalah rambut lain yang terkait. Sebaiknya anda lebih teliti dalam penggunaan produk untuk rambut, teliti komposisinya. Atau gunakan produk-produk herbal yang lebih aman dan terbukti ampuh merawat rambut.

Kurang Tidur

Kurangnya waktu beristirahat untuk tidur, Insomnia, narkolepsi dan gangguan tidur lainnya dapat mempengaruhi kesehatan rambut sehingga mengurangi kesehatan rambut dan mudah rontok.

 

Demikian adalah Jenis-Jenis kebotakan dan faktor-faktor terjadinya kerontokan dan kebotakan di usia muda.

Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *